Senin, 31 Agustus 2009

80% Orang Didunia kehilangan Cita-cita

80% Orang kehilangan cita-cita saat mereka berumur, 19 Tahun. Mereka sadar bahwa kehidupan ternyata tidak semudah apa yang mereka cita-citakan.

Daripada mencoba untuk terus mengejar cita-cita, kebanyakan orang justru menyerah kepada kehidupan.

Daripada mencoba untuk mengarahkan hidupnya, kebanyakan orang justru membiarkan hidupnya diarahkan

Daripada mencoba untuk mengendalikan dunia, kebanyakan orang justru membiarkan dirinya dikendalikan dunia....

Ada apa ini?

Jumat, 10 Juli 2009

Uang receh, indikator mental sukses

Pernahkan anda melihat ada orang yang menjatuhkan uang receh miliknya, cuek aja, tidak peduli, karena toh cuman uang receh. Sebagian orang bahkan malu menerima kembalian uang receh saat berbelanja. Lalu berkata "kembaliannya ambil aja"... Yee cuman uang receh. Klo mau disebut dermawan bukan gitu caranya, langsung aja kasih 50ribuan, baru keren. Inilah penyakit yang banyak diidap masyarakat saat ini. Penyakit meremeh kan uang. Berlagak kaya tapi miskin. Hal sederhana yang membedakan mental kaya dan mental miskin.

Saya pernah membaca kisah pendiri PT. National Panasonic, Alm. H. Thayeb M. Gobel, atau dikenal Pak Gobel. Beliau adalah seorang yang terkenal dermawan tapi tetap menghargai nilai uang walaupun hanya Rp. 100, tapi baginya sangat berarti. Jangan boros, tapi jangan pelit, begitulah budaya perusahaan yang beliau tanamkan. Sehingga mengantarkan perusahaannya menjadi salah satu perusahaan besar di Indonesia.

Menghargai uang, walaupun hanya uang recehan juga merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Jangan lagi meletakkan uang receh sembarangan, seolah-olah ia tidak berharga. Simpanlah uang tersebut daengan baik. Syukurilah karna itu merupakan rizki dari Allah SWT. Karena barang siapa bersyukur akan nikmatnya maka akan ditambahkan nikmat tersebut.

Jadi marilah mulai saat ini, kita jangan lagi meremehkan uang berapa pun jumlahnya. Jangan lagi kita berkata "Ah cuman 1000 perak", atau "Ah cuman 5000 aja". Jangan pernah. Karena kesuksesan itu merupakan rangkaian langkah-langkah kecil, dan ini merupakan salah satunya. Salam Sukses!!!

Selasa, 23 Juni 2009

Sukses itu hanya untuk yang tahan banting....

Bandingkan....

Orang yang rajin baca dengan yang malas baca, mana yang besar kemungkinannya untuk sukses??

Orang yang selalu belajar dengan yang tidak mau belajar, mana yang besar kemungkinannya untuk sukses??

Orang yang banyak tidur dengan yang sedikit tidur, mana yang besar kemungkinannya untuk suskses??

Ternyata kesuksesan itu bisa di buat. Cuman karena untuk membuat kesuksesan tersebut butuh pengorbanan. Maka kebanyakan orang pun lebih memilih untuk tetap berada di zona nyamannya.

 
© Copyright by Blog Om Ruli  |  Template by Blogspot tutorial